TWOH's Engineering

TWOH's Engineering
belajar tutorial android dan java

Thursday, February 4, 2010

Saat Saat Menerima Beasiswa

Suatu hari ayahku berkata, “Fis, kamu kucarikan beasiswa dari kantor bapak gimana?” Mendengar perkataan seperti itu tentu saja aku langsung berkata mau. Apalagi mengingat biaya kuliah di IT Telkom yang cukup mahal bagiku. Tentunya dengan mendapatkan beasiswa, maka aku bisa mengurangi biaya kuliah sekaligus membantu orang tua.




Maka setelah ujian nasional aku mempersiapkan diri untuk mendapatkan beasiswa itu, walaupun rasanya agak susah juga karena ada beberapa macam seleksi untuk mendapatkannya. Seleksi pertama adalah hasil ujian nasional, jika hasilnya bagus maka akan dilanjutkan ke seleksi kedua yaitu ujian tulis. Nah, inilah yang paling susah!

Sesudah pengumuman hasil ujian nasional yang melegakan. Segera ayahku mengirimkan copy nilai ke kantor untuk seleksi beasiswa, dan ayahku berkata kalau berhasil lolos nanti beliau akan diberitahu, kalau tidak lolos berarti tidak akan ada pemberitahuan. Hari demi hari, bulan demi bulan berlalu, namun tetap belum ada pengumuman dari kantor ayah. Kami pun sudah hampir lupa akan beasiswa itu dan aku sudah menetapkan tanggal berangkat ke Bandung, tanggal 1 Agustus. Sudah tidak ada lagi yang peduli tentang beasiswa. Ketika pada saat aku sedang membeli sate ayam di warung, ayahku mengirim sms, “Fis, kamu berangkat ke Bandungnya diundur. Soalnya kamu ada tes beasiswa!” Alhamdulillah, ternyata aku berhasil lolos seleksi pertama dan besok aku akan menjalani seleksi kedua yaitu tes tertulis!

Hari-hari menjelang tes tertulis pun dimulai. Karena hanya diberikan waktu kurang lebih satu minggu sampai tes dimulai. Aku menjadi kurang siap dalam belajar. Apalagi saat itu akhir bulan Juli, sudah sekitar tiga bulan dari saat terakhirku memegang buku pelajaran SMA. Ditambah lagi entah karena nervous atau malas belajar atau kecewa karena berangkat ke Bandung diundur, kecewa karena memikirkan kenapa pengumumannya harus diberitahukan lama sekali. Kenapa juga ujian harus tanggal satu. Alias, karena banyak pikiran. Aku pun jatuh sakit! Hehehe (Kenapa sakit kok malah ketawa?) Karena sakit aku pun hanya belajar seadanya, malah bisa dibilang tidak belajar. Hari demi hari kuhabiskan di tempat tidur. Hingga akhirnya tibalah tanggal 31 Juli, dan aku masih belum sembuh benar. Mau bagaimana lagi, besok sudah pasti aku mengerjakan tes tertulis seleksi beasiswa dengan tubuh kurang fit. Pagi harinya aku dianta bapak ke Hotel Santika Semarang, di sanalah tempat seleksi akan dilaksanakan. Tetapi kami tiba terlalu awal karena ternyata tes baur akan dilkukan sekitar 2 jam lagi. Pada saat itu mau tidak mau aku harus menunggu, sembari menunggu aku pun berbincang-bincang dengan seorang panitia tes. Iseng aku pun bertanya,”Pak, yang ikut seleksi beasiswa berapa orang?” Dan jawaban si bapak tidak kalah iseng,”Hmm, kalo sama kamu, totalnya yang ikut empat orang.” “A…Apa!”, kataku dalam hati. Mendengarnya aku sungguh kaget dan tidak berani menanyakan berapa jumlah yang akan diambil untuk mendapatkan beasiswa.

Setelah menunggu beberapa lama, akhirnya para peserta tes mulai datang. Tiga orang laki-laki termasuk aku. Dan yang seorang lagi perempuan. Salah seorang yang laki-laki adalah lulusan STM dan katanya dia sudah pernah magang di hotel ini. Pantesan setiap berpapasan dengan pegawai hotel dia selalu menyapa. Kemudian tes pun dimulai, materinya adalah Pengetahuan Umum, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. Soal yang relatif sulit adalah pengetahuan umum, karena siapa sangka pelajaran Sejarah ada di dalamnya! Walaupun begitu semua soal tetap kuselesaikan dan berusaha kukerjakan dengan baik. Setelah tes, kami pun makan siang bersama di kantin hotel. Kemudian aku pun pulang ke rumah untuk istirahat. Karena tanggal delapan aku harus segera pergi ke Bandung, untuk kuliah.

Sesampainya di Bandung, aku langsung berhadapan dengan sesuatu yang bernama PDKT. Tidak mempunyai teman cewek Berhadapan dengan lingkungan baru.. Semua itu membuatku lupa akan masalah beasiswa, hingga pada suatu hari. Entah hari apa aku lupa, aku mendapat sms dari bapakku yang isinya perihal beasiswa. Kubaca dan ternyata aku berhasil menerima beasiswa itu. Alhamdullilah! Mulai sekarang harus belajar giat!

Tutorial Belajar Android